Dorong Pembentukan Karakter Siswa, Sekolah Dituntut Tak Hanya Fokus Akademik
Aug 05, 2026
Jogjaprima - Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan, sekolah tidak lagi cukup berfokus pada pencapaian akademik semata. Lembaga pendidikan saat ini dituntut menghadirkan pengalaman belajar holistik yang mampu membangun pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap siswa secara nyata agar mereka menjadi pribadi yang berdaya saing sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Menjawab tantangan tersebut, Laboratorium Organisasi Internasional (Lab OI) FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta menggelar Pelatihan Nature Study bagi Guru pada 20 Juli 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat guna menerjemahkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, ke dalam praktik pembelajaran kontekstual.
Kegiatan pelatihan ini diikuti 20 guru dan fasilitator dari berbagai sekolah dan PKBM, seperti SD Unggulan Aisyiyah Ngemplak Sleman, Rumah Belajar Semi Palar Bandung, Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya, SD Negeri Blunyahrejo, SMPN 2 Buduran, hingga PKBM Telaga Ilmu.
Secara terpisah, pegiat dan pendidik keterhubungan anak dan alam sekaligus inisiator @anakdanalam dan @kupusekitarrumah, Lyly Freshty, menegaskan bahwa pengalaman belajar yang berdampak nyata dapat dicapai dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media utama.
"Melalui pendekatan nature study, alam tidak hanya dijadikan latar belakang, melainkan ruang belajar dan sumber pengetahuan yang hidup. Pembelajaran berbasis alam memberi kesempatan kepada siswa untuk mengamati, mengeksplorasi, berdiskusi, dan merefleksikan berbagai fenomena lingkungan secara kontekstual," ujar Lyly, Senin (3/8/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan penciptaan pengalaman belajar nyata ini sangat bergantung pada peran guru sebagai fasilitator yang memandu eksplorasi siswa secara aman, interaktif, dan bermakna.
Untuk menunjang peran tersebut, para peserta pelatihan dibekali kemampuan teknis guna menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada siswa:
- Observasi dan Eksplorasi Langsung: Memanfaatkan keanekaragaman hayati lokal di lingkungan sekitar sekolah sebagai materi ajar.
- Problem Solving Berbasis Isu Lokal: Mengajak siswa mengidentifikasi masalah lingkungan sekitar serta merumuskan solusinya untuk menghubungkan teori akademik dengan realitas ekologis.
- Pembentukan Karakter Aktif: Menempatkan siswa sebagai subjek aktif sehingga dapat membangun kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan karakter yang kuat.
Melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik ini, Lab OI FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta berharap mampu memicu efek domino bagi terciptanya budaya belajar berkelanjutan, sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian SDGs di Indonesia.